Tenun Indonesia Menembus Fashion Dunia


images

Kain tenun khas Indonesia berpotensi menjadi modal untuk mengembangkan industri fashion baik di dalam negeri maupun mancanegara. Selain, penghasil kain tenun yang diminati dunia, keindahan dan cerita dibalik motif-motifnya juga sangat variatif.

“Ketika tenun ini diangkat menjadi bagian dari industri fashion, berikut cerita-cerita budaya dibaliknya, maka akan menjadi nilai tersendiri bagi pencinta fashion,” kata Sekretaris Ditjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Busharmaidi di Lombok, NTB, Jumat (5/6).

Menurutnya, Indonesia memiliki tenun yang khas jika dibandingkan dengan buatan dari negara lain, misalnya tenun buatan masyarakat Lomobok, NTB. Busharmaidi mengatakan bahwa tenun Lombok memiliki warna yang cenderung lebih lembut dengan motif yang sangat variatif dibandingkan tenun buatan negara lain seperti Thailand atau Malaysia.

Ia menambahkan, tenun memiliki distribusi pasar yang besar ketika dikembangkan menjadi industri fashion, karena sudah masuk ke pasar menengah hingga atas. “Yang menarik juga, ketika diekspor dalam bentuk baju muslim, walaupun tujuannya untuk menutup kedinginan, tapi baju muslim tersebut bisa juga dipakai sehari-hari terlepas dari tujuannya apa,” tambahnya.

“Iya, Indonesia perlu penguatan branding untuk menembus pasar global, jadi tidak hanya dijual ke pasar lokal. Sehingga produk kita punya ciri khas tersendiri,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin saat mengunjungi IKM tenun di Desa Sukarara Lombok, NTB Jumat (5/6).

Dengan brand yang kuat, lanjut Menperin, IKM tenun tidak hanya mampu mempertahankan kebudayaannya, namun juga berpotensi meningkatkan nilai tambah dari produk tersebut. Menurut data Kemenperin, IKM menyumbang 34,56 persen terhadap pertumbuhan industri pengolahan nonmigas secara keseluruhan.

Angka tersebut dapat dicapai karena dukungan lebih kurang 3,6 juta unit usaha, yang merupakan 90 persen dari total unit usaha industri nasional. Adapun serapan tenaga kerjanya mencapai 10,3 juta orang, yang akan berdampak pada meningkatnya ekonomi nasional serta mengurangi kemiskinan. (Antara/Trendezia)

Perlu Branding

Sementara itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin menegaskan bahwa kain tenun asli Indonesia kebanyakan belum memiliki merk dagang atau bernad yang dikenal luas hingga ke pasar global.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s